
KUTIPAN – Babinsa Desa Tanjung Batang Koramil 03/Sedanau Kodim 0318/Natuna, Serda Eko Sidik, melaksanakan pendampingan pengecekan barang kadaluwarsa di kios-kios kecil dan warung kelontong di Desa Tanjung Batang, Kecamatan Pulau Tiga, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut melibatkan unsur Kecamatan Pulau Tiga, Pemerintah Desa Tanjung Batang, Puskesmas Pulau Tiga, serta Bhabinpotmar Posal Sabang Mawang.
Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan barang dagangan yang dijual kepada masyarakat aman dan layak dikonsumsi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Pulau Tiga yang diwakili oleh Kasi Trantib Agum Gumelar, Kepala Desa Tanjung Batang yang diwakili Sekretaris Desa Jupriadi, staf Puskesmas Pulau Tiga, Babinsa Serda Eko Sidik, Bhabinpotmar Posal Sabang Mawang Kelasi Satu Marbun, serta staf Desa Tanjung Batang.
Serda Eko Sidik mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya dalam pengawasan peredaran bahan makanan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual di warung-warung warga masih layak konsumsi serta mencegah beredarnya produk kadaluwarsa yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, desa, serta tenaga kesehatan sangat penting dalam memberikan edukasi kepada para pedagang agar lebih teliti dalam memeriksa masa berlaku produk.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Pulau Tiga, Agum Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan tersebut merupakan upaya bersama dalam melindungi masyarakat dari potensi gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang sudah tidak layak.
“Kami mengimbau kepada para pemilik warung agar rutin mengecek tanggal kadaluwarsa produk yang dijual. Jika ditemukan barang yang sudah melewati masa berlaku, agar segera dipisahkan dan tidak diperjualbelikan,” tegasnya.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan, petugas menemukan beberapa produk makanan yang telah melewati masa kadaluwarsa. Barang-barang tersebut kemudian dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kotak untuk selanjutnya dibuang oleh pemilik warung.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang serta masyarakat akan pentingnya keamanan pangan demi menjaga kesehatan bersama.

Leave a Reply