Babinsa Koramil 06/Serasan Pantau Penyaluran 1.730 Porsi MBG di Serasan dan Serasan Timur

NATUNA – Personel Koramil 06/Serasan, Pratu Jhon Sirait, melaksanakan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Serasan, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di sejumlah sekolah yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat di wilayah Kecamatan Serasan dan Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna.

Distribusi MBG dipusatkan dari SPPG Kecamatan Serasan yang berlokasi di Jalan Perintis, Desa Hilir, dengan penanggung jawab SPPG, Yudi Alfaro.


Program MBG hari ini menjangkau sebanyak 1.730 penerima manfaat yang terdiri dari 1.280 peserta didik dan 450 peserta Posyandu di wilayah Serasan dan Serasan Timur. Selain itu, turut disiapkan dua porsi sampel sebagai bagian dari pengawasan kualitas makanan.


Di Kecamatan Serasan, sebanyak 727 porsi makanan didistribusikan kepada siswa PAUD, TK, SD, SMP, MTs dan SMA. Sementara di Kecamatan Serasan Timur sebanyak 743 porsi disalurkan kepada siswa mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Selain itu, SD Jermalik Kecamatan Serasan turut menerima 34 porsi MBG.


Menu yang disajikan kepada para penerima manfaat terdiri dari nasi lontong, semur ayam, kuah kacang, acar timun dan wortel, serta buah jeruk. Untuk balita usia 6 hingga 12 bulan diberikan menu khusus berupa bubur, semur ayam kecap, dan buah anggur guna memenuhi kebutuhan gizi sesuai usia.


Pratu Jhon Sirait mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi makanan berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.


“Monitoring ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses pendistribusian Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta diterima oleh seluruh peserta didik dan penerima manfaat lainnya dalam kondisi layak konsumsi,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak dan masyarakat sehingga diharapkan mampu menunjang kesehatan serta proses belajar peserta didik.


Selama pelaksanaan kegiatan, proses distribusi makanan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kendala maupun kejadian menonjol di lapangan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *