Babinsa Koramil 03/Sedanau Amankan Pilkades PAW Tanjung Kumbik Utara, Berjalan Aman dan Lancar

NATUNA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/04/2026).


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini mendapat pengamanan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta Linmas.

Babinsa Desa Tanjung Kumbik Utara Koramil 03/Sedanau Kodim 0318/Natuna, Koptu Suwarno, turut terlibat langsung dalam pengamanan jalannya pemilihan.


Rangkaian kegiatan pemilihan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panitia Pemilihan Ahmad Al Hamidi, dilanjutkan dengan pembukaan kotak suara, pengecekan surat suara, sosialisasi, pencoblosan, penghitungan suara, hingga penetapan hasil akhir.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya perwakilan BAPP, Plt Camat Pulau Tiga Barat Nico Lukmana, Pj Kepala Desa Tanjung Kumbik Utara Muhammadiah, pendamping desa, perwakilan BPD, saksi, serta masyarakat setempat.


Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkades PAW ini sebanyak 50 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan, kelompok nelayan, petani, perempuan, hingga pemuda. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 suara dinyatakan terpakai, sementara satu suara tidak digunakan.


Dalam hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1, Raja Syamsul Bahari, berhasil memperoleh 40 suara, unggul jauh dari calon nomor urut 2, Parizah, yang memperoleh 9 suara.


Dengan hasil tersebut, Raja Syamsul Bahari ditetapkan sebagai calon terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Desa Tanjung Kumbik Utara.


Pengamanan kegiatan ini melibatkan personel gabungan, yakni satu orang Babinsa, dua personel Bhabinkamtibmas, dua anggota Satpol PP, serta dua anggota Linmas.

Kehadiran aparat keamanan ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa gangguan.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat dalam menjaga proses demokrasi di tingkat desa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *